Hay treckomers, maaf ya menunggu lama cerita kita, tapi
kesabaran kalian aka terbayar setelah membaca the journey of treckom #5 ,
Hahahay, jadi saya harap kalian membaca cerita ini dengan nyaman dan tanpa
diganggu orang lain. Seperti biasa penulis selalu mengngatkan pada kalian kalo
ini saya tulis menurut sudut pandang saya, jadi apabila ada dari member treckom
yang agak kesel dengan tulisan saya tolong dimaafkan, sebelumnya perkenalkan
lagi saya Bhatara Dhika Pradonoo selaku penulis , dan beberapa teman teman
Treckom saya yang terlibat ;
Bagong=Guntur , Apoy=Karjons, Bocil=Adam, Bani=Dede, dan yang terakhir
Odon=Ridwan F. oia sebelumnya penulis ingin memeberitau pada kalian para
pembaca bahwa tujuan kami di treckom #5 ini adalah Pulau Karimun Jawa
Hari Pertama
Oke, cerita ini saya mulai dari
hari pertama saat ingin berangkat, titik point kita adalah stasiun pasar senen
, sebelum keberangkatan kami ber 6 berkumpul di Staiun Pasar senen untuk
persiapan untuk berangkat, tentunya kami Berdo’a kepada Allah SWT untuk
kelancaran dan keselamatan kami saat sampai tujuan dan kembali kerumah kami
masing masing, kami berangkat naik kereta Tawang jaya pada pukul 22.15 wib
kalau tidak salah dan sampai pukul 06.00 wib di stasiun tujuan, dan stasiun
tujuan kami kali ini adalah stasiun poncol Kota Semarang dan dalam perjalanan
ada saja yang membuat ku merasa kesal dalam perjalanan, karena tepat disebelah
bangku kami ada satu keluarga yang berisik sekali dan terus menerus mengoceh
hingga larut malam dan malamnya saaat mulai sepi dan hamper semua penumpang
tertidur anak dari keluarga tersebut Batuk tak henti henti hingga subuh
menjelang dan itu cukup membuatku dan Sdr. Apoy terjaga hingga pagi, saat pagi
dan kami sudah hamper sampai saya dan ke 5 teman saya mulai mencari angkutan
yang membawa kami ke terminal Semarang untuk lanjut lagi naik bus kearah Jepara
,dari stasiun poncol kami naik angkutan sekitar 15 menit untuk sampai ke
terminal Semarang dan 3jam +- untuk sampai kejepara menaiki mini bus,
sesampainya dijepara kami langsung minta diturunkan di dekat pelabuhan kartini,
nah disini kami diturunkan lumayan agak jauh ternyata tapi tetap tidak terasa
karena kami bersama sama dan cuacanya pun gerimis yang membuat kami berbicara
panjang lebar, dan kami mulai membicarakan tentang makanan , karena perut kami
ber 6 sudah mulai merasakan lavar… kami pun mencari tempat makan yang harganya
merakyat, kenapa, karena mungkin terbiasa hidup merakyat mungkin dan uang kami
pun hanya cukup untuk makan ditempat yang merakyat.
Saat
perut kami mulai taktahan dan saat itulah kami menemukan tempat makan yang
hampir mirip dengan angkringan yang harganya sangat dan cukup merakyat, nama
kedainya itu café meow broo.. itu kalo gasalah dan di kedai ini kami
disambut oleh 2 wanita kembar yang ramah , karena perut kami sudah tidak bisa
toleransi lagi dan mulai menyikat satu persatu menu hidangan yang ada dihadapan
kami sementara kami makan bagong ingin buang air besar dan mencari informasi
tentang keberangkatan kapal dari dermaga kartini menuju Pulau Karimun jawa, dan
kami pun mulai beringas menyantap makanan yang ada ditempat itu karena harganya
yang sangat terjangkau kami sampai sampai nambah, nah , saat kami makan nasi
bungkus kedua kami, bagong pun datang dan dengan mengusap perutnya diapun
menghampiri kami dan berkata “LEGA” itulah kata pertama yang keluar dari
mulutnya, dan diapun mulai mengambil nasi bungkus dan mulai menyantapnya,
sementara kami mulai kenyang dan menunggu bagong makan kami mulai mencari spot
untuk nongki dan berbagi informasi disitu sambil canda canda dikit lah, apa dan
siapa yang kami candai saat itu ?, kalian bisa tanyakan langsung kepada saudara
Odon karena dialah yang selalu kami nasehatin dan candain, kalo ngabahas
candaan kita gabakal kelar 2 hari semalem buat ngebahasnya, nah mangkanya
tanyain langsung ke saudara odon, oia saat kami mulai bbercanda seperti inipun
si bagong muncul setelah kenyang diapun mulai berbagi informasi setelah sedikit
ngobrol dengan orang dermaga sehabis dia bab tadi, katanya untuk keberangkatan
hari jum’at ditiadakan kapal atau semua kebrangkatan dibatalkan karena ada
kendala cuaca dan ombak yang tinggi, jadi tidak ada kapal yang berangkat hari
itu, kami pun mulai mencari beberapa homestay didalam yang agak murah dan
sedikit terjangkau oleh kami, dan kamipun dapat dari sebuah blog beberapa
homestay yang ada di pantai kartini dan kami pun mulai survey ketempatnya
langsung karena pemilik homestay tersebut ada ditempat kebetulan kami pun
langsung dijemput oleh beliau menggunakan mobil fortuner hahaha, norak yak.
Tapi saya sendiri sempat kaget dan ngeri dikenakan biaya tambahan saat naik
mobil, tapi ternyata kecemasan saya pun hanya kecemasan karena sang pemilik
lumayan ramah, kami pun sempat mengobrol beberapa hal tentang pantai kartini
dan beberapa fasilitas di homestay, dan akhirnya sesampainya di Homestay ada
beberapa pemandangan gratis yang tak boleh terlewatkan , kalo ingin tahu
silahkan Tanya teman teman saya apa pemandangan gratis itu. Sementara Bani,odon,apoy,bocil
menunggu diluar homestay, saya dan bagong mulai masuk dan diajak tur kedalam
homestay oleh pemilik homestaynya langsung serta beberapa penjelasan pembayaran
dan dapat fasilitas apa saja, setelah sudah cukup info yg saya berdua dapat
kami pun mulai merembukannya bersama diluar, dan akhirnya kami mengambil 1
kamar yang cukuplah untuk 6 orang. Hehehe, setelah mandi dan istirahat sejenak
dikamar kami pun bergegas mencari masjid untuk melaksanakan sholat jum’at,
karena meskipun jauh dari rumah dan ingin menyatu dg alam kitapun perlu menyatu
dengan air juga toh dan menghadap yg kuasa.
Setelah
menyatu dengan air (berwudhu ) kami pun mengikuti waktu sholat jum’at yang
cukup hikmat suasananya walaupun di pesisir disini cukup ramai juga orangnya. Setelah
sholat jum’at kamipun kembali kedalam homestay dan mulai bersantai dan mulai
melihat lihat tempat empat bersantai yang pas untuk canda tawa bersama , disini
tempat yang sangat sangat nyaman menurut saya dengan budget yg cukup terjangkau
untuk kalian para treckomers, dsini sudah tesedia kopi the dan sirup jika ingin
kita bisa menyeduhnya sendiri dan sudah ada tempatnya masing masing, kalau
kalian memang ingin melihat beberapa fasilitas dan pemandangan yang kita miliki
disana , tenang diakhir nanti foto foto dalam cerita ini bisa kita lihat
bersama saat fotograper kita bagong menyerahkan fotonya ke saya . hehehe,
maklum karena datanya cukup besar untuk satu gambar jadi dia gamau ngirim via
email, “maklum harus nunggu jam 00.00 wib dulu baru bisa kirim , padahal jam
22.00 wib saja dia sudah tidur *cullun. :v “
Di dalam
homestay kalian gaperlu mempertanyakan deh apa yang kita lakuin karena homestay
sebesar dan semewah itu serasa milik kami ber 6 jadi , ya sudahlah . wks.. sampai pada malam hari, kamipun mulai masak
untuk makan sore, memang hanya mie instan tapi lumayan buat mengganjal perut. Hehehe
tapi malamnya tetap saja kita perlu nasi untuk memperfectkan makanan yang ada
diperut kita, iyakan OI(orang Indonesia) hahaha, kamipun kembali kekedai
didepan loket kartini beach untuk makan malam, karena kami sudah nyaman dg
makanannya dan harganya, ahahahy maklum backpacker nyari yg murah terus. Tapi sayang
yang jaga malam bukan si kembar,melainkan sepupunya “pria” jadi kami tidak bisa
ngecengin si odon lagi ,tapi yang kami kesalkan makan malam disini harganya naik
meskipun sedikit tapi lumayan merubah harga kantong juga . setelah kenyang,
kamipun mulai kongkow bareng dipinggir jalan sambil bercanda dan membicarakan
hal yang tidak penting semuanya . sampai akhirnya kami mulai merasa lelah dan
memutuskan kembali ke homestay untuk istirahat, dan ternyata kasur yang kami
miliki hanya muat untuk 4 orang dan 2 orang lagi harus bobo dibawah,dengan apa
kami menentukannya ,??? Hanya anak treckom yang tau caranya , karena setiap
kali pencetus memulai maka dia harus berhati hati akan ucapannya , itu saja yg
bisa penulis kasih klue . dan siapa yang harus bobo ngampar dibawah menggunakan
SB (sleeping bag) ? “dua orang ini adalah bagong dan apoy” hmh :v. wks .. amand
gua sih tidur nyenyak diatas boss, sory yak. Wks ..
End buat hari pertamanya
Note : untuk
harga harga yang kita keluarkan seharian ini :
Angkot ke
terminal /orang : Rp 10.000,-
Mini bus
sampai ke jepara /orang : Rp 15.000,-
Makan minum siang
dan malam /orang: Rp 14.000,-
Homestay
semalam /kamar : Rp 200.000,-
perKepala kena
cass : Rp 20.000,-
total
seharian ini : Rp 269.000,-














.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

