Just Share my Trip and my Adventure

Tuesday, February 23, 2016

Treckom #5 Goes to Karimun Jawa Failed



Hay treckomers, maaf ya menunggu lama cerita kita, tapi kesabaran kalian aka terbayar setelah membaca the journey of treckom #5 , Hahahay, jadi saya harap kalian membaca cerita ini dengan nyaman dan tanpa diganggu orang lain. Seperti biasa penulis selalu mengngatkan pada kalian kalo ini saya tulis menurut sudut pandang saya, jadi apabila ada dari member treckom yang agak kesel dengan tulisan saya tolong dimaafkan, sebelumnya perkenalkan lagi saya Bhatara Dhika Pradonoo selaku penulis , dan beberapa teman teman Treckom saya yang terlibat ;  Bagong=Guntur , Apoy=Karjons, Bocil=Adam, Bani=Dede, dan yang terakhir Odon=Ridwan F. oia sebelumnya penulis ingin memeberitau pada kalian para pembaca bahwa tujuan kami di treckom #5 ini adalah Pulau Karimun Jawa
               
Hari Pertama
Oke, cerita ini saya mulai dari hari pertama saat ingin berangkat, titik point kita adalah stasiun pasar senen , sebelum keberangkatan kami ber 6 berkumpul di Staiun Pasar senen untuk persiapan untuk berangkat, tentunya kami Berdo’a kepada Allah SWT untuk kelancaran dan keselamatan kami saat sampai tujuan dan kembali kerumah kami masing masing, kami berangkat naik kereta Tawang jaya pada pukul 22.15 wib kalau tidak salah dan sampai pukul 06.00 wib di stasiun tujuan, dan stasiun tujuan kami kali ini adalah stasiun poncol Kota Semarang dan dalam perjalanan ada saja yang membuat ku merasa kesal dalam perjalanan, karena tepat disebelah bangku kami ada satu keluarga yang berisik sekali dan terus menerus mengoceh hingga larut malam dan malamnya saaat mulai sepi dan hamper semua penumpang tertidur anak dari keluarga tersebut Batuk tak henti henti hingga subuh menjelang dan itu cukup membuatku dan Sdr. Apoy terjaga hingga pagi, saat pagi dan kami sudah hamper sampai saya dan ke 5 teman saya mulai mencari angkutan yang membawa kami ke terminal Semarang untuk lanjut lagi naik bus kearah Jepara ,dari stasiun poncol kami naik angkutan sekitar 15 menit untuk sampai ke terminal Semarang dan 3jam +- untuk sampai kejepara menaiki mini bus, sesampainya dijepara kami langsung minta diturunkan di dekat pelabuhan kartini, nah disini kami diturunkan lumayan agak jauh ternyata tapi tetap tidak terasa karena kami bersama sama dan cuacanya pun gerimis yang membuat kami berbicara panjang lebar, dan kami mulai membicarakan tentang makanan , karena perut kami ber 6 sudah mulai merasakan lavar… kami pun mencari tempat makan yang harganya merakyat, kenapa, karena mungkin terbiasa hidup merakyat mungkin dan uang kami pun hanya cukup untuk makan ditempat yang merakyat.
                Saat perut kami mulai taktahan dan saat itulah kami menemukan tempat makan yang hampir mirip dengan angkringan yang harganya sangat dan cukup merakyat, nama kedainya itu cafĂ© meow broo.. itu kalo gasalah dan di kedai ini kami disambut oleh 2 wanita kembar yang ramah , karena perut kami sudah tidak bisa toleransi lagi dan mulai menyikat satu persatu menu hidangan yang ada dihadapan kami sementara kami makan bagong ingin buang air besar dan mencari informasi tentang keberangkatan kapal dari dermaga kartini menuju Pulau Karimun jawa, dan kami pun mulai beringas menyantap makanan yang ada ditempat itu karena harganya yang sangat terjangkau kami sampai sampai nambah, nah , saat kami makan nasi bungkus kedua kami, bagong pun datang dan dengan mengusap perutnya diapun menghampiri kami dan berkata “LEGA” itulah kata pertama yang keluar dari mulutnya, dan diapun mulai mengambil nasi bungkus dan mulai menyantapnya, sementara kami mulai kenyang dan menunggu bagong makan kami mulai mencari spot untuk nongki dan berbagi informasi disitu sambil canda canda dikit lah, apa dan siapa yang kami candai saat itu ?, kalian bisa tanyakan langsung kepada saudara Odon karena dialah yang selalu kami nasehatin dan candain, kalo ngabahas candaan kita gabakal kelar 2 hari semalem buat ngebahasnya, nah mangkanya tanyain langsung ke saudara odon, oia saat kami mulai bbercanda seperti inipun si bagong muncul setelah kenyang diapun mulai berbagi informasi setelah sedikit ngobrol dengan orang dermaga sehabis dia bab tadi, katanya untuk keberangkatan hari jum’at ditiadakan kapal atau semua kebrangkatan dibatalkan karena ada kendala cuaca dan ombak yang tinggi, jadi tidak ada kapal yang berangkat hari itu, kami pun mulai mencari beberapa homestay didalam yang agak murah dan sedikit terjangkau oleh kami, dan kamipun dapat dari sebuah blog beberapa homestay yang ada di pantai kartini dan kami pun mulai survey ketempatnya langsung karena pemilik homestay tersebut ada ditempat kebetulan kami pun langsung dijemput oleh beliau menggunakan mobil fortuner hahaha, norak yak. Tapi saya sendiri sempat kaget dan ngeri dikenakan biaya tambahan saat naik mobil, tapi ternyata kecemasan saya pun hanya kecemasan karena sang pemilik lumayan ramah, kami pun sempat mengobrol beberapa hal tentang pantai kartini dan beberapa fasilitas di homestay, dan akhirnya sesampainya di Homestay ada beberapa pemandangan gratis yang tak boleh terlewatkan , kalo ingin tahu silahkan Tanya teman teman saya apa pemandangan gratis itu. Sementara Bani,odon,apoy,bocil menunggu diluar homestay, saya dan bagong mulai masuk dan diajak tur kedalam homestay oleh pemilik homestaynya langsung serta beberapa penjelasan pembayaran dan dapat fasilitas apa saja, setelah sudah cukup info yg saya berdua dapat kami pun mulai merembukannya bersama diluar, dan akhirnya kami mengambil 1 kamar yang cukuplah untuk 6 orang. Hehehe, setelah mandi dan istirahat sejenak dikamar kami pun bergegas mencari masjid untuk melaksanakan sholat jum’at, karena meskipun jauh dari rumah dan ingin menyatu dg alam kitapun perlu menyatu dengan air juga toh dan menghadap yg kuasa.
               
                Setelah menyatu dengan air (berwudhu ) kami pun mengikuti waktu sholat jum’at yang cukup hikmat suasananya walaupun di pesisir disini cukup ramai juga orangnya. Setelah sholat jum’at kamipun kembali kedalam homestay dan mulai bersantai dan mulai melihat lihat tempat empat bersantai yang pas untuk canda tawa bersama , disini tempat yang sangat sangat nyaman menurut saya dengan budget yg cukup terjangkau untuk kalian para treckomers, dsini sudah tesedia kopi the dan sirup jika ingin kita bisa menyeduhnya sendiri dan sudah ada tempatnya masing masing, kalau kalian memang ingin melihat beberapa fasilitas dan pemandangan yang kita miliki disana , tenang diakhir nanti foto foto dalam cerita ini bisa kita lihat bersama saat fotograper kita bagong menyerahkan fotonya ke saya . hehehe, maklum karena datanya cukup besar untuk satu gambar jadi dia gamau ngirim via email, “maklum harus nunggu jam 00.00 wib dulu baru bisa kirim , padahal jam 22.00 wib saja dia sudah tidur *cullun. :v “

                Di dalam homestay kalian gaperlu mempertanyakan deh apa yang kita lakuin karena homestay sebesar dan semewah itu serasa milik kami ber 6 jadi , ya sudahlah . wks..  sampai pada malam hari, kamipun mulai masak untuk makan sore, memang hanya mie instan tapi lumayan buat mengganjal perut. Hehehe tapi malamnya tetap saja kita perlu nasi untuk memperfectkan makanan yang ada diperut kita, iyakan OI(orang Indonesia) hahaha, kamipun kembali kekedai didepan loket kartini beach untuk makan malam, karena kami sudah nyaman dg makanannya dan harganya, ahahahy maklum backpacker nyari yg murah terus. Tapi sayang yang jaga malam bukan si kembar,melainkan sepupunya “pria” jadi kami tidak bisa ngecengin si odon lagi ,tapi yang kami kesalkan makan malam disini harganya naik meskipun sedikit tapi lumayan merubah harga kantong juga . setelah kenyang, kamipun mulai kongkow bareng dipinggir jalan sambil bercanda dan membicarakan hal yang tidak penting semuanya . sampai akhirnya kami mulai merasa lelah dan memutuskan kembali ke homestay untuk istirahat, dan ternyata kasur yang kami miliki hanya muat untuk 4 orang dan 2 orang lagi harus bobo dibawah,dengan apa kami menentukannya ,??? Hanya anak treckom yang tau caranya , karena setiap kali pencetus memulai maka dia harus berhati hati akan ucapannya , itu saja yg bisa penulis kasih klue . dan siapa yang harus bobo ngampar dibawah menggunakan SB (sleeping bag) ? “dua orang ini adalah bagong dan apoy” hmh :v. wks .. amand gua sih tidur nyenyak diatas boss, sory yak. Wks ..

End buat hari pertamanya
Note : untuk harga harga yang kita keluarkan seharian ini :
Angkot ke terminal  /orang : Rp 10.000,-
Mini bus sampai ke jepara /orang : Rp 15.000,-
Makan minum siang dan malam /orang: Rp 14.000,-
Homestay semalam /kamar : Rp 200.000,-
                                perKepala kena cass : Rp 20.000,-

total seharian ini : Rp 269.000,-




Share:

0 komentar:

Post a Comment

ChatBox

Promo

BTemplates.com